Pemprov Sulteng Tegaskan Penerima Beasiswa Berani Cerdas Dilarang Terima Beasiswa Ganda

Daerah35 Dilihat

PENATEGAS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah kembali menegaskan bahwa penerima Program Beasiswa Berani Cerdas tidak diperkenankan menerima beasiswa ganda (double funding) dari sumber pendanaan lain dalam waktu yang bersamaan.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai langkah menjaga akuntabilitas, transparansi, dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan pendidikan yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si, mengatakan aturan mengenai larangan menerima dua beasiswa sekaligus telah menjadi bagian dari ketentuan Program Berani Cerdas sejak awal diluncurkan. Kebijakan tersebut juga mengacu pada regulasi yang berlaku dari pemerintah pusat.

Menurut Firmanza, mahasiswa yang saat ini telah menerima beasiswa dari program lain namun ingin memperoleh Beasiswa Berani Cerdas wajib menentukan pilihan dan hanya dapat menerima satu jenis bantuan pendidikan.

“Berdasarkan aturan yang berlaku, tidak diperbolehkan menerima double funding. Jadi bagi mahasiswa yang sudah mendapatkan beasiswa lain tetapi ingin masuk dalam Program Berani Cerdas, maka harus melepaskan beasiswa yang sebelumnya diterima,” tegas Firmanza di Palu, Rabu (24/06/2026).

Ia menjelaskan, kepatuhan terhadap ketentuan tersebut penting untuk menghindari persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari. Pasalnya, apabila dalam proses verifikasi atau audit ditemukan penerima yang memperoleh dua sumber pendanaan beasiswa secara bersamaan, kondisi tersebut dapat menjadi temuan yang berpotensi menimbulkan kewajiban pengembalian dana.

“Karena itu kami mengingatkan seluruh calon penerima untuk memahami dan mematuhi aturan yang ada. Jangan sampai niat untuk mendapatkan bantuan pendidikan justru menimbulkan masalah di masa mendatang,” ujarnya.

http://Baca Juga: https://penategas.id/2026/06/24/wagub-sulteng-pimpin-hut-ke-18-sigi-tegaskan-semangat-bangkit-dan-kolaborasi-untuk-masa-depan-daerah/

Lebih lanjut, Firmanza menegaskan bahwa filosofi utama program beasiswa adalah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya kuliah. Dengan penerapan aturan yang ketat dan seleksi yang objektif, bantuan pendidikan dapat disalurkan secara merata dan memberikan manfaat kepada lebih banyak mahasiswa di Sulawesi Tengah.

Program Berani Cerdas sendiri merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Program ini diharapkan mampu membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda daerah.

Melalui pengelolaan yang profesional dan berlandaskan prinsip tata kelola yang baik, Pemprov Sulteng berupaya memastikan setiap rupiah anggaran pendidikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Di akhir keterangannya, Firmanza mengimbau seluruh mahasiswa yang akan mendaftar agar menyampaikan data secara benar, lengkap, dan jujur selama proses pendaftaran. Ia juga meminta para calon penerima untuk mematuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan demi kelancaran pelaksanaan program.

“Kejujuran dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar Program Berani Cerdas dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan pendidikan di Sulawesi Tengah,” pungkasnya.